Selamat datang di Weblog DKC Kota Cirebon.....Salam Pramuka!!!

Senin, 23 November 2009

Kegiatan Kepramukaan

Dalam Kepramukaan terdapat banyak kegiatan. Pada prinsipnya semua kegiatan yang sesuai dengan PDK dan MK adalah kegiatan kepramukaan, akan tetapi terdapat kegiatan-kegiatan yang biasa bahkan rutin dilakukan dalam kepramukaan.

Kegiatan yang dapat diikuti semua golongan Pramuka

* Jamboree On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI), adalah pertemuan Pramuka melalui udara, bekerjasama dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dan pertemuan Pramuka melalui internet. Kedua kegiatan ini dilaksanakan secara serentak. Kegiatan ini diselenggarakan di tingkat nasional dan internasional.
* Estafet Tunas Kelapa ETK, adalah kirab Pramuka secara estafet dengan membawa obor, Bendera Merah Putih dan Panji Kepramukaan yang dilaksanakan oleh Kwartir Daerah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Pramuka. Estafet dimulai dari beberapa titik pemberangkatan dan berakhir di arena Upacara HUT tingkat Daerah. Petugas ETK biasanya dari Pramuka Penggalang, Pramuka penegak dan Pramuka Pandega.
* Perkemahan dan/atau upacara Hari Ulang Tahun Pramuka.


Kegiatan Pramuka Siaga

Selain kegiatan latihan rutin, Pramuka Siaga mempunyai kegiatan:

* Pesta Siaga

Pesta Siaga adalah pertemuan untuk golongan Pramuka Siaga. Pesta Siaga diselenggarakan dalam dan/atau gabungan dari bentuk: Permainan Bersama (kegiatan keterampilan kepramukaan yang dikemas dengan permainan), Pameran Siaga, Pasar Siaga (simulasi situasi di pasar yang diperankan oleh Pramuka Siaga), Darmawisata, Pentas Seni Budaya, Karnaval, Perkemahan Satu Hari (Persari).


Kegiatan Pramuka Penggalang
Jambore

* Jambore adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Jambore Ranting, Jambore Cabang, Jambore Daerah, Jambore Nasional, Jambore Regional dan Jambore se-Dunia.

Lomba Tingkat


* Lomba Tingkat (LT) adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perlombaan beregu atau perorangan atas nama regu yang mempertandingkan sejumlah ketrampilan. Lomba tingkat dilaksanakan dalam bentuk perkemahan. Lomba tingkat terdiri atas: LT-I (tingkat gugus depan), LT-II (tingkat Kwartir Ranting), LT-III (tingkat Kwartir Cabang), LT-IV (tingkat Kwartir Daerah) dan LT-V (tingkat Kwartir Nasional).

Perkemahan Bhakti

* Perkemahan Bakti (PB) adalah kegiatan Pramuka Penggalang dalam rangka bhakti pada masyarakat yang biasanya berwujud peran serta dalam kegiatan pembangunan.

Dianpinru

* Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru adalah kegiatan Pramuka Penggalang bagi Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru), dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru), yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang.

Perkemahan

Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang diselenggarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan Pelantikan Penggalang Baru, Perkemahan Kenaiakan Tingkat (dari Penggalang Ramu ke Penggalang Rakit atau dari Penggalang Rakit ke Penggalang Terap), Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan sejenisnya.

Forum Penggalang

* Forum Penggalang adalah pertemuan Pramuka Penggalang untuk mengkaji suatu permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara bersama. Inti dari kegiatan ini adalah untuk pengenalan demokratisasi dan pembelajaran metode pemecahan masalah sebagai modal bagi para Pramuka Penggalang di masa yang akan datang.

Penjelajahan

* Penjelajahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang berbentuk penjelajahan, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas dan survival.

Kegiatan Pramuka Penegak-Pandega
Raimuna

Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional. Kata Raimuna berasal dari bahasa suku Asli di wilayah Yapen Waropen-papua, yang berasal dari kata Rai dan Muna yang artinya pertemuan ketua suku dalam suatu forum yang menghasilkan suatu tujuan suci untuk kepentingan bersama.

Raimuna Nasional VIII yang diadakan pada tahun 2003 merupakan Raimuna Nasional pertama yang diadakan diluar "kebiasaan" , Raimuna Nasional VIII diadakan di Taman Candi Prambanan-Yogyakarta , biasanya Raimuna Nasional diselenggarakan di BUPERTA WILADATIKA - CIbubur-Jakarta. Untuk Raimuna Nasional yang akan datang (Raimuna Nasional IX tahun 2008), akan dilaksanakan kembali di BUPER WILADATIKA - Cibubur-Jakarta Timur .

Gladian Pimpinan Satuan

Gladian Pimpinan Satuan, adalah kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga, yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.

Perkemahan

Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan sejenisnya.

Perkemahan Wirakarya

Perkemahan Wirakarya (PW), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. PW diselenggarakan oleh semua jajaran kwartir secara reguler, khusus untuk PW Nas, diselenggarakan apabila dipandang perlu.

Perkemahan Bhakti

Perkemahan Bakti (Perti), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya selama mengadakan pembinaan, baik di gugusdepan maupun di Satuan karya Pramuka (Saka) dalam bentuk bakti kepada masyarakat.

PERAN SAKA (Perkemahan Antar Saka)

Perkemahan Antar (Peran) Saka, adalah Kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Satuan Karya Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Saat ini Gerakan Pramuka memiliki tujuh Saka. Peran Saka diselenggarakan apabila diikuti minimal oleh dua Satuan Karya Pramuka.

Pengembaraan

Pengembaraan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk penjelajahan, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas dan survival.

Latihan Pengembangan Kepemimpinan

Latihan Pengembangan Kepemimpinan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menanamkan dan mengembangkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda agar dapat ikut serta dalam mengelola kwartir dan diharapkan di kemudian hari mampu menduduki posisi pimpinan dalam Gerakan Pramuka.

KPDK

Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Dewan Kerja untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan Dewan Kerja, sehingga para anggota Dewan Kerja di wilayah binaannya dapat mengelola dewan kerjanya secara efektif dan efisien.

Kursus Instruktur Muda

Kursus Instruktur Muda, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega pengembangan potensi Pramuka, baik sebagai Pribadi, kelompok maupun organisasi untuk mensukseskan pelaksanaan upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan dan Penanggulangan Bencana.

Penataran, Seminar dan Lokakarya

Penataran, Seminar, dan Lokakarya, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk mengkaji suatu permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara bersama, sebagai bahan masukan bagi perkembangan Gerakan Pramuka.

Sidang Paripurna

Sidang Paripurna, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang tergabung dalam Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun program kerja/kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam satu tahun dan akan dijadikan bahan dalam Rapat Kerja Kwartir.

Musppanitera

Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri dan Putera (Musppanitera), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun perencanaan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di wilayah kwartir dalam satu masa bakti kwartir/dewan kerja dan akan dijadikan bahan pada musyawarah kwartirnya.

Ulang Janji

Ulang Janji adalah upacara pengucapan ulang janji (Trisatya) bagi Pramuka Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa yang dilaksanakan pada malam tanggal 14 Agustus dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka.

Kegiatan Pramuka Dewasa

Pramuka Dewasa adalah Pembantu Pembina, Pembina, Intruktur, Andalan dan anggota Majlis Pembimbing. Kegiatannya antara lain:

1. Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD)
2. Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML)
3. Kursus Pelatih Pembina Pramuka Dasar (KPD)
4. Kursus Pelatih Pembina Pramuka Lanjutan (KPL)
5. Musyawarah Gugusdepan (Mugus), Musyawarah Ranting (Musran), Musyawarah Cabang (Muscab), Musyawarah daerah (Musda) dan Musyawarah Nasional (Munas)
6. Ulang Janji


Baca Selengkapnya......

Rabu, 21 Oktober 2009

Puisiku

Lg ga ad ide bwt posting artikel pramuka neh,jd iseng2 bikin puisi aja dweh...
^_^


RASA


lantunan syair

menggambarkan hati

untaian nada

menyuarakan jiwa

menghancurkan duka

menjadikan suka





di antara sela surga

di atas nestapa

jauh dari derita nista



akankah dewi

kan kembali seperti peri

ataukah menjadi

manusia kehilangan cinta


Baca Selengkapnya......

Kamis, 13 Agustus 2009

FLU BURUNG (H5N1)

Sumber penularan

Penyebab flu burung adalah virus influensa tipe A yang menyebar antar unggas. Virus ini kemudian ditemukan mampu pula menyebar ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, dan manusia.

Virus influensa tipe A memiliki beberapa subtipe yang ditandai adanya Hemagglutinin (H) dan Neuramidase (N). Ada 9 varian H dan 14 varian N. Virus flu burung yang sedang berjangkit saat ini adalah subtipe H5N1 yang memiliki waktu inkubasi selama 3-5 hari.

Cara penularan

Burung liar dan unggas domestikasi (ternak) dapat menjadi sumber penyebar H5N1. Di Asia Tenggara kebanyakan kasus flu burung terjadi pada jalur transportasi atau peternakan unggas alih-alih jalur migrasi burung liar.

Virus ini dapat menular melalui udara ataupun kontak melalui makanan, minuman, dan sentuhan. Namun demikian, virus ini akan mati dalam suhu yang tinggi. Oleh karena itu daging, telur, dan hewan harus dimasak dengan matang untuk menghindari penularan. Kebersihan diri perlu dijaga pula dengan mencuci tangan dengan antiseptik. Kebersihan tubuh dan pakaian juga perlu dijaga.

Virus dapat bertahan hidup pada suhu dingin. Bahan makanan yang didinginkan atau dibekukan dapat menyimpan virus. Tangan harus dicuci sebelum dan setelah memasak atau menyentuh bahan makanan mentah.

Unggas sebaiknya tidak dipelihara di dalam rumah atau ruangan tempat tinggal. Peternakan harus dijauhkan dari perumahan untuk mengurangi resiko penularan.

Tidak selamanya jika tertular virus akan menimbulkan sakit. Namun demikian, hal ini dapat membahayakan di kemudian hari karena virus selalu bermutasi sehingga memiliki potensi patogen pada suatu saat. Oleh karena itu, jika ditemukan hewan atau burung yang mati mendadak pihak otoritas akan membuat dugaan adanya flu burung. Untuk mencegah penularan, hewan lain di sekitar daerah yang berkasus flu burung perlu dimusnahkan.dan dicegah penyebarannya!


Gejala dan perawatan

Gejala umum yang dapat terjadi adalah demam tinggi, keluhan pernafasan dan (mungkin) perut. Replikasi virus dalam tubuh dapat berjalan cepat sehingga pasien perlu segera mendapatkan perhatian medis.

Penanganan medis maupun pemberian obat dilakukan oleh petugas medis yang berwenang. Obat-obatan yang biasa diberikan adalah penurun panas dan anti virus. Di antara antivirus yang dapat digunakan adalah jenis yang menghambat replikasi dari neuramidase (neuramidase inhibitor), antara lain Oseltamivir (Tamiflu) dan Zanamivir. Masing-masing dari antivirus tersebut memiliki efek samping dan perlu diberikan dalam waktu tertentu sehingga diperlukan opini dokter.

Awal wabah

Awal wabah pada peternakan di dunia yang telah dikonfirmasi sejak Desember 2003.
Wabah flu burung juga melanda benua Afrika. Pada 8 Februari 2006, OIE mengumumkan Nigeria sebagai negara pertama yang memiliki kasus positif flu burung di benua itu. Dua pekan kemudian, virus H5N1 ditemukan di sebuah desa kecil di Niger, sekitar 72 km dari perbatasannya dengan Nigeria. Virus ini juga menyebar ke Mesir dan Kamerun.

Keterangan 1 - Flu burung patogenik tinggi (Highly Pathogenic Avian Influenza) (HPAI)

Baca Selengkapnya......

Kamis, 09 Juli 2009

Plasma Untuk Pengolahan Sampah


Berbagai solusi teknologi penanggulangan sampah dari negara-negara maju sepertinya sudah pernah ditawarkan, namun sepertinya teknologi-teknologi yang ditawarkan masih selalu membutuhkan berbagai kajian khusus, mengingat permasalahan sampah di Indonesia cukup unik dibandingkan permasalahan di berbagai negara maju. Hal ini dapat dilihat mulai dari permasalahan kultur bangsa Indonesia yang tidak disiplin, hingga permasalahan regulasi pemerintah yang masih sangat lemah.Untuk lebih jelasnya, Dr. Anto Tri Sugiarto, Peneliti Pusat Kalibrasi, Instrumentasi dan Metrologi, LIPI menyampaikan dalam program radio Kementerian Negara Riset dan Teknologi, IPTEK VOICE yang disiarkan oleh Bahana 101.8 FM, Kamis 9 Juli 2009 pada pukul 08.00-08.45.

Anto menjelaskan plasma merupakan bentuk zat keempat. Merupakan kondisi gas terionisasi yang juga terjadi di alam seperti halilintar dan aurora. Sedangkan dalam bidang industri plasma dapat dibuat dengan menggunakan metode electrical discharge. Plasma yang terbentuk akan memiliki suhu yang sangat tinggi.Plasma dalam teknologi plasma dapat didefinisikan sebagai gas yang terionisasi, terdiri dari partikel neutron, ion positif, ion negatif dan elektron yang merespon secara kuat medan magnetik. Plasma juga dapat dikatakan sebagai atom yang kehilangan elektron karena beberapa atau semua elektron di orbit atom terluar telah terpisah dari atom atau molekul. Hasilnya adalah sebuah koleksi ion dan elektron yang tidak lagi terikat satu sama lain. Untuk menghilangkan elektron dari atom dibutukakan suatu energi, energi tersebut berasal dari panas, listrik ataupun cahaya. Partikel-partikel ini terionisasi (bermuatan) sehingga terbentuklah plasma.

Alat untuk membuat plasma ini bisa dari yang paling kecil sebesar ukuran microwave juga ada atau yang paling besar sebesar tangki minyak tanah juga ada, pengolahan sampah pada prinsipnya untuk metode plasma semua sampah atau semua limbah dapat diproses langsung baik sampah rumah tangga maupun industri plasma reaktor akan dioperasikan tanpa oksigen yang masuk dalam plasma reaktor, sehingga tidak terjadi proses pembakaran. Dengan suhu yang dapat mencapai 10.000 oC, plasma dapat menguraikan berbagai senyawa beracun dalam waktu 1/1.000 detik. Sehingga dapat mengeliminasi proses pembentukan senyawa lain dan pembentukan gas beracun yang biasanya terjadi pada sebuah pembakaran dari insinerator. Dengan cara pembakaran membuat suatu tungku didalamnya kita buat chamber pressure kita gunakan dua buah elektroda bertenggangan tinggi kemudian sampah kita masukkan,lalu elketrodanya kita beri tegangangan listrik sehingga plasma terbentuk didalam nanti suhu terbentuk didalam, suhunya plasma terbentuk, suhu didalamnya panas sampah dengan sendirinya akan terurai, sampah organik tidak akan ada sisanya sama sekali seperti nasi, sayuran akan menjadi gas dan air, tetapi kalau ada sampah logam akan meleleh kemudian akan mengkristal dan bisa kita daur ulang dan di manfaatkan kembali.

Anto menjelaskan kajian sampah pertama kali digunakan di Jepang pada tahun 1999 sudah ada pembangkit listrik tenaga sampah, sekarang sudah cukup banyak digunakan di negara-negara maju, sedangkan untuk di Indonesia potensinya sangat besar karena Indonesia mempunyai banyak sampai hanya saja pengenalan dari teknologinya kita masih sangat awam dengan teknologi plasma ini .

Anto menjelaskan untuk merealisasikan teknologi ini kendala paling besar adalah kooridnasi dengan beberapa pihak dalam hal ini adalah sosial ekonomi karena banyak juga yang berkepentingan dengan sampah itu. Teknologi plasma untuk sampah kemudaian menjadi energi dibutuhkan beberapa pihak dari sisi pengembangan teknologinya plasmanya itu sendiri untuk mengolah sampahnya memang dari LIPI mengembangkan instrumentasi peralatan tersebut namun ketika sudah menjadi energi kita membutuhkan orang yang menguasai untuk membuat turbin gas untuk menghasilkan energi tersebut , Anto juga menjelaskan kalau di perhatikan dari beberapa negara maju yang mengembangkan teknologi ini seperti di Jepang mereka terdiri dari beberapa industri mereka terdiri dari beberapa industri, pemerintah dari segi risetnya mereka bekerjasama untuk mengembangkan teknologi ini bisa dikatakan teknologi plasma ini multi bidang dan multi regulasi. Anto mengharapkan kepada pemerintah marilah kita mencoba agar lebih peduli iptek dari dalam negeri selama ini kita berusaha untuk menciptakan teknologi itu dari bangsa sendiri selama ini kita selalu memanfaatkan teknologi dari luar kita membeli alat sehingga kita tidak mengenal teknologi kita, kedua agar masyarakat lebih peduli kepada sampah ini sendiri karena kalau kita mengolah sampah memakai plasma tetapi plasma dibuang sembarangan tidak ada sampahnya maka energi plasmanya tidak bisa digunakan mari kita buang dengan baik agar dapat diolah lebih lanjut dan dimanfaatkan dapat menghasilkan produk yang multiguna.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Selasa sampai Jumat pukul 08.00-08.45 WIB di Bahana 101.8 FM.

Baca Selengkapnya......

Kamis, 02 Juli 2009

APR JOTA-JOTI 2009

JOTI

joti
Kegiatan internasional neh,,,,,
ada yang berminat?????Gabung yuk,,,,,,pelaksanaannya 17-18 oktober 2009
Gratisssssssssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Baca Selengkapnya......

Perkemahan Putri Nasional Tahun 2009

logo


sebentar lagi ada Perkepinas 2009 neh tmn2.....Mau kut ga?????pelaksanaannya bulan juli 2009 di Kota bau-Bau Sulteng.....yang mau ikut,hubungin kwarcab kota cirebon ea,,,,,

untuk juklak bisa di download di sini

untuk juknis bisa di download di sini

untuk lebih lengkapnya,,,,bisa browsing di sini


Baca Selengkapnya......

Minggu, 07 Juni 2009

Darunnajah Pelopor Perkemahan Pramuka Santri Nusantara

Darunnjah Group mempelopori Perkemahan Pramuka Santri Nusantara se-Indonesia. Termasuk Pondok Pesantren Darunnajah II Cipining, turut berkiprah dalam melahirkan embrio yang eksis tahun 2006 dalam wujud Perkemahan Pramuka santri Nusantara I. Hal ini dilatar belakangi oleh PORSEKA (Pekan Olah Raga Seni dan Pramuka) yang menjadi program tahunan Darunnajah serta GTM (Gladi Tangkas Medan) se-Jawa Madura. Sedangkan dalam ukiran sejarah perkemahan santri yang dihadiri 33 kwartir masing-masing propinsi se-Indonesia, Darunnajah II menggondol prestrasi gemilang sebagai peserta terbaik kreasi IPTEK tingkat nasional. Perkemahan perdana ini akan dijadikan sebagai tolak ukur pelaksanaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara II, yang akan dilaksanakan di Jatinangor Bandung.

Agenda dan persiapan perkemahan diulas tuntas dalam acara workshop yang digelar di Hotel Katulistiwa Jatinangor, Rabu-Jumat (13-15/8). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Departemen Agama RI ini, mengangkat tema “Peningkatan Pembina Pramuka Santri”.

Materi yang diangkat merujuk pada persiapan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara II, Diantaranya: Dinamika kelompok, Kebijakan Ditjen Pendidikan Islam dan Pengembangan Pramuka di Pondok Pesantren dan Self Suport Pembina Pramuka Santri. Disela-sela acara diadakan upacara peringatan hari pramuka ke-47, Kamis (14/8), serta review Perkemahan Pramuka Santri I tahun 2006.

Dalam pemantapan program, diadakan siding komisi yang terdiri dari dua komisi. Komisi I membahas pelaksanaan dan bentuk-bentuk kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara II. “Kami mengupas masalah juklas dan juknis perkemahan yang Insyaallah akan dilaksanakan antara akhir Juni-awal Juli di Jatinangor.” Papar Saiful Hadi S. Pi. M.T. dengan No Anggota NTA. 09.01.0054, perwakilan dari Darunnajah II Cipining sebagai anggota komisi I. Sedangkan komisi II membahas tntang penyelenggaraan dan persyaratan peserta.

Hadir sebagai nara sumber, Direktur P.D Pontren, Drs. H. Amin Haedari, M.Pd. Ka Kwarnas, Kabid Peka Pontren DKI Jakarta, Drs. Toyib Saputra, M.Pd., Kasubid Pemberdayaan Santri dan Layanan Masyarakat, Drs. Khoeroni, M.Si. dan Dr. Sigit Muryono, M.Pd.

Renungan malam dan kunjungan ke BUPERTA Jatinangor yang dipimpin oleh Mardani Djuhri, MA, menghiasi akhir acara. Kesimpulan akhir, terpilih Kanwil Departemen Agama Jawa Barat sebagai panitia pelaksana (SC) sekaligus tuan rumah Perkemahan Pramuka Santri Nusantara II.

Pelaksanaannya 15-20 Juni 2009 loh,ikut ya.....

Baca Selengkapnya......

Iklan

Template by : Eko Wiyandi